Makna kata “BUNGA” dalam Bahasa Daerah Muna


“BUNGA” merupakan salah satu kata dalam bahasa daerah Muna. Kata “BUNGA” jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki sekitar 12 makna/arti. Diantara arti kata “BUNGA” dalam bahasa Indonesia adalah rente/riba/bunga uang, gambar/motif, tumbuhan/tanaman untuk hiasan dan lain-lain……

Beranjak dari berbagai arti/makna kata “BUNGA” tersebut, hal menarik untuk diulas adalah “BUNGA” dalam konteks riba/rente/bunga uang.

riba

Riba adalah penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Riba secara bahasa bermakna ziyadah (tambahan).

Riba dapat dijumpai pada dua transaksi, yaitu transaksi jual beli dan utang piutang. Menurut ajaran Islam, ada dua jenis riba yakni riba fadhl dan riba nasiah.

Fadhl berarti riba yang diharamkan karena kelebihan barang yang sama jenisnya. Misalnya beras ditukar dengan beras yang lebih banyak. Ini dilarang karena jenisnya sama dan biasanya salah satu penukar berasnya dua kali lebih banyak dengan kualitas lebih rendah.

Sementara riba nasiah berarti riba yang dilarang karena adanya penentuan waktu atau tempo. Misalnya, seseorang meminjam uang Rp 100 ribu lantas jika sudah satu bulan tidak dibayarkan, nilai pinjamannya akan bertambah. Ini biasa disebut dengan bunga. Hukumnya haram karena salah satu akan terdzalimi.

Riba sangat diharamkan dalam Islam. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 275 dan 276 diterangkan tentang larangan memakan harta riba. “Orang-orang yang memakan riba tdak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila……..” (Q.S. Al Baqarah : 275).

Begitu dahsyatnya riba itu, sampai-sampai disebutkan bahwa dosa menjalankan riba setara dengan dosa berzina dengan ibu kandung sendiri. Berzina saja sudah berdosa, apalagi berzinanya dengan ibu kandung sendiri. Naudzubillahi minzalik.

Hadis Nabi Muhammad SAW, “Satu dirham uang riba yang dimakan oleh seseorang dalam keadaan mengetahui bahwa itu adalah uang riba, dosanya lebih besar dari pada berzina sebanyak 36 kali“. (HR. Ahmad)*

Penulis : La Ode Muhammad Ramadan

ramadan.......

Iklan

Silakan berkomentar dengan santun

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.