KONDUA LALO


KONDUA LALO merupakan bahasa daerah orang Wuna yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti iri hati atau dengki atau hasad.

iri hati

KONDUA LALO dikalangan orang Wuna merupakan penyakit hati yang terimplementasi pada sifat dan perilaku senang melihat orang lain susah dan susah saat melihat orang lain senang.

Orang yang terjangkiti sifat KONDUA LALO akan selalu menderita bathin akibat tidak senang terhadap kenikmatan yang diperoleh orang lain dan berusaha untuk menghilangkan kenikamatan dari orang tersebut supaya berpindah kepada dirinya. KONDUA LALO termasuk salah satu sifat tercela di kalangan orang Wuna.

Dalam sejarah Islam disebutkan bahwa kedengkian/iri hati (KONDUA LALO) merupakan salah satu penyebab terjadinya pembunuhan pertama kali di muka bumi, yakni ketika anak Adam membunuh saudaranya disebabkan oleh kedengkiannya pada saudaranya atas nikmat yang dimilikinya. Atas dasar itu, masihkah kita harus mendengki?

Rasulullah Muhammad SAW bersabda yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim : “Janganlah kamu sekalian saling mendengki, membenci, dan saling belakang-membelakangi, tetapi jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang telah diperintahkan Allah kepadamu”.

Dalam Al Qur’an Surat An-Nisa’ ayat 32 juga ditegaskan : “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.

Pada dasarnya, orang yang memiliki sifat KONDUA LALO telah menentang Allah SWT dalam beberapa hal yakni :

  1. Membenci nikmat atau anugerah Allah SWT yang diberikan kepada orang lain.
  2. Tidak rela menerima pembagian karunia Allah SWT atas dirinya.
  3. Pelit terhadap pemberian Allah SWT, kalau bisa semua anugerah Allah dan kebajikan jatuh pada dirinya sendiri, tak perlu orang lain. Kalaupun orang lain memperolehnya diharapkan di bawah derajat dirinya.

Adapun bahaya yang ditimbulkan dari sifat KONDUA LALO antara lain :

  1. Merusak iman dan jauh dari rahmat Allah SWT.
  2. Menghanguskan segala macam kebaikan yang pernah dilakukan.
  3. Tersiksa batinnya untuk selama-lamanya, sebab di dunia ini tidak sepi dari orang-orang yang mendapat nikmat dari Allah baik berupa ilmu, pangkat, atau harta benda, sementara dia selalu diliputi rasa dengki terus menerus.
  4. Mengarah pada perbuatan maksiat, dengan bersifat KONDUA LALO otomatis seseorang pasti melakukan hal-hal lain seperti ghibah (mengumpat/menggosip orang), berdusta, mencela, bahkan mengadu domba.
  5. Menghancurkan persatuan dan kesatuan.
  6. Menyakiti orang lain atau dapat mencelakakan orang lain.
  7. Kerisauan dan kegelisahan akibat kebencian tak putus-putus.
  8. Akan selalu menderita di atas kesenangan orang lain. Ia tidak pernah merasa bahagia selama ada orang lain yang melebihinya.
  9. Dapat memutuskan hubungan silaturrahim dan persaudaraan.
  10. Berpotensi akan menjadi provokator yang dapat menimbulkan bencana atau kerugian, baik untuk dirinya ataupun orang lain.

Sehubungan sifat KONDUA LALO termasuk sifat tercela dikalangan orang Wuna, maka ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari sifat ini, antara lain :

  1. Mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan.
  2. Meningkatkan sifat Qana’ah (menerima dengan ridha setiap anugerah Allah SWT).
  3. Menyadari kedudukan harta dan jabatan dalam kehidupan manusia di dunia hanya sementara saja.
  4. Melatih kebiasaan-kebiasaan baik seperti menghormati pendapat orang lain agar terhindar dari konflik; membiasakan diri senang dan bersyukur serta memberikan selamat atas keberhasilan/kebahagiaan orang lain; membiasakan diri memelihara hubungan baik/silaturrahim; membiasakan diri mensyukuri nikmat/pemberian Allah sekecil apapun.*

Penulis : La Ode Muhammad Ramadan

ramadan............

Iklan

Satu respons untuk “KONDUA LALO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s