Karakter dan Peran Pemuda dalam Melestarikan Budaya Muna


Masa depan budaya Muna tergantung kepada generasi muda Muna yang saat ini sedang tumbuh berkembang menyerap berbagai macam ilmu. Berbagai macam ilmu tersebut dapat diperoleh dari mana saja karena pengaruh globalisasi, internet, teknologi, dan lain-lain. Untuk itu para generasi muda Muna harus memiliki filter yang mampu menyaring berbagai macam informasi yang masuk agar tidak salah arah yang dapat mempengaruhi karakter masyarakat Muna.

IMG_0016

Begitu penting kedudukan dan peranan pemuda, sampai-sampai Bung Karno berucap, “Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia”. Merujuk hal itu, maka sangat dibutuhkan pembangunan karakter pemuda Muna demi harapan dan masa depan budaya Muna. Pembangunan karakter pemuda Muna merupakan hal penting karena Muna sebagai salah satu suku bangsa dengan nuansa budaya yang kental, membutuhkan kesamaan pandangan tentang budaya dan karakter masyarakatnya. Hal itu sangat penting karena menyangkut kesamaan pemahaman, pandangan, dan gerak langkah untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran seluruh masyarakat di tanah Muna.

Membangun karakter Pemuda Muna merupakan suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan/atau membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) Muna sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik berdasarkan nilai-nilai dan norma yang berlaku. Karakter yang harus dibangun tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah tingkat pengetahuan, kepercayaan, dan struktur sosial.

Pemuda-pemudi Muna harus memiliki karakter yang kuat agar tidak terpengaruh oleh budaya barat yang merusak. Melalui pendidikan dan pengembangan pemuda Muna berkarakter maka perubahan ke arah yang lebih baik dalam segala aspek seperti pedidikan, sosial, budaya, ekonomi dan politik dapat terwujud.

Pemuda Muna hari ini adalah pemimpin masa depan. Ungkapan yang sering terdengar di teling kita membuat hati tergugah untuk melangkah, jiwa terhentak untuk bergerak, raga tertantang untuk berjuang. Pemuda Muna harus memiliki semangat ekstra, kemauan keras, pemikiran cerdas dan jiwa yang ikhlas, sebab tanpa landasan itu semua keberadaan pemuda Muna tidak akan berarti apa-apa.

Budaya Muna ada pada genggaman tangan para pemuda Muna. Perjalanan baik buruknya budaya Muna, tergantung pada perjalanan baik buruknya para pemuda Muna. Pemuda yang bisa mengatakan kebenaran adalah kebenaran dan kesalahan adalah kesalahan, tanpa ada suapan segenggam nasi dari para penguasa, tanpa ada seperak materi dari para hartawan, tanpa ada kezoliman dan dusta diantara kita.

Pendidikan sebagai pengembangan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karnanya kemampuan yang dimiliki setiap pemuda Muna akan diasah dan dikembangkan hingga menghasilkan kereatifitas edukatif untuk menunjang perkembangan dan kemajuan daerah dan bangsa ini.

Karakter pemuda yang memiliki akuntabilitas terhadap tanah air, akan mampu mendobrak kebohongan-kebohongan yang sejak lama tertimbun, memberantas segala ketidak adilan yang menghiasi fenomena bangsa ini. Semua akan terbuka gamblang bila mana karakter kejujuran sudah tertanam sejak dini.

Disisi lain, pergaulan para pemuda yang sudah di kontaminasi dengan doktrin-doktrin budaya asing, penampilan yang tidak selayaknya ditampilkan di muka umum, pergaulan yang sudah melampaui batas, bahkan yang terbaru ini, penyucian otak para pemuda yang mengakibatkan dampak negatif yang berkepanjangan, belum ada yang bertindak dan memerangi itu semua. Seandainya hal ini dibiarkan dan berlarut-larut berkepanjangan akan menambah banyak ‘korban’ yang akan terjerumus kedalam lembah kehancuran.

Melalui pendidikan pemuda yang dibangun dengan kualitas tinggi, mentalitas kuat, dan kejujuran yang melekat akan mampu memberikan warna baru dalam merubah perkembangan dalam segala aspek kehidupan di daerah dan di negeri ini. Bukan hanya dalam bidang pedidikan saja, namun di bidang lainnya juga seperti sosial, budaya, ekonomi dan politik akan timbul perubahan kearah yang lebih baik.

PERAN PEMUDA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA MUNA

Kita Sebagai generasi muda, sudah seharusnya berpartisipasi aktif untuk melestariakn budaya Muna. Partisipasi tersebut dapat dilakukan melalui para generasi muda yang mempunyai kemauan, kemampuan, dan harapan yang besar untuk membangun suatu daerah agar lebih baik lagi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan potensi yang ada di Kabupaten Muna.

Generasi muda sebagai elemen yang sangat penting dan tidak bisa digantikan dengan apapun dalam melestarikan kebudayaan di Muna dan sekaligus berkontribusi sangat besar dalam pembangunan daerah ini.

Permasalahan terhadap masyarakat saat ini yang belum mengetahui, memahami, menguasai, dan mengkomunikasikan budaya Muna perlu suatu cara untuk dapat mengarahkan itu semua. Disinilah peran generasi muda di lingkungan tempat mereka tinggal untuk bersama-sama mengarahkan itu semua melalui pelestarian kebudayaan Muna, salah satunya dengan ikut serta langsung dalam acara festival budaya di daerah masing-masing agar dapat mengenal dan mencintai kebudayaan yang ada di Muna sejak dini.

Hal inilah yang membuktikan bahwa di pundak pemudalah masa depan pembangunan bangsa dan negara Indonesia, karena pada diri generasi muda tersimpan potensi yang besar dan memiliki daya kreatifitas yang tidak terbatas untuk kesuksesan suatu pembangunan. Begitu juga dalam pelestarian budaya di Muna. Kontribusi dan apresiasi yang besar dari generasi muda sangat diperlukan karena generasi muda sebagai tenaga-tenaga professional yang energik, kreatif, dan inovatif.

Pemberdayaan generasi muda sebagai motor penggerak untuk melestarikan budaya Muna sangat dibutuhkan sebagai upaya mempercepat kemajuan untuk dunia industri budaya dan pariwisata Muna di masa yang akan datang.

Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan budaya Muna. Pemuda adalah generasi penerus budaya Muna. Apabila pemuda sudah tidak lagi perduli terhadap budaya muna, maka budaya tersebut akan mati. Namun jika pemudanya memilki kecintaan dan mau ikut serta dalam melestarikan budaya Muna, maka budaya Muna akan tetap ada disetiap generasi.

Pemuda juga harus menjadi aktor terdepan dalam memajukan budaya Muna, sehingga budaya asing yang masuk ke daerah  tidak merusak atau mematikan budaya Muna tersebut.

Ada beberapa peran yang dapat dilakukan oleh pemuda dalam memajukan budaya Muna diantaranya :

  1. Memperkuat akidah. Akidah merupakan fondasih dasar yang harus dimiliki oleh para pemuda Muna untuk meneruskan nilai-nilai budaya Muna. Kuat dan tidaknya fondasih ini juga akan menentukan seberapa kuat karakter masyarakat Muna. Bila para pemudanya sudah tidak memiliki karakter yang kuat maka budaya asing pun akan mudah dengan leluasanya menggeser budaya Muna. Demikian sebaliknya, jika generasi muda Muna memiliki karakter yang kuat maka akan sangat sulit bagi budaya asing untuk bisa masuk, apalagi menggantikan buadaya Muna. Maka dari itu pemuda Muna seharusnya lebih menguatkan karakter dan kecintaanya pada budaya Muna yang akan mereka warisi nantinya.
  2. Meningkatkan Intelektualitas. Intelektualitas menjadi sesuatu yang di anggap penting karna melalui intelektualitas ini para pemuda Muna bisa menyelamatkan dan memajukan budaya Muna. Melalui intelektualitas ini akan lahir moral dan etika serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Muna. Keluasan ilmu pengetahuan juga bisa dijadikan sebagai jalan untuk membangun Muna, sehingga dengan keluasan ilmu tersebut para pemuda Muna bisa memberikan pemahaman dan pembelajaran kepada masyarakat dan menjadi filter terhadap masuknya budaya asing.
  3. Pemuda sebagai asset masa depan. Sudah selayaknya dan sudah menjadi kewajiban untuk terus berusaha dan berupaya melestarikan peninggalan sejarah nenek moyang yang ditinggalkan dalam bentuk budaya maupun bentuk bangunan bersejarah. Sebagai generasi penerus sudah seharusnya jika para pemuda Muna menggali potensi dirinya dan berupaya untuk mengaktifkan lagi kebudayaan Muna yang sebagian besar sudah tergeserkan oleh nilai budaya asing yang secara etika dan moral sangat bertentangan dengan budaya Muna.
  4. Kesadaran Melestarikan Budaya Muna. “Melestarikan suatu budaya lebih sulit dari pada membuat budaya yang baru”. Begitulah ungkapan yang diutarakan banyak orang. Tapi itulah kenyataanya saat ini. Faktanya adalah lebih sulit mepelajari budaya Muna seperti tari linda atau yang lainnya daripada mempelajari budaya orang lain seperti budaya alai, lebay, budaya barat. Kondisi seperti ini bisa dilihat dengan begitu banyaknya anak muda yang lebih hafal lagu-lagu barat ketimbang lagu daerah Muna. Disinilah peran penting para pemuda untuk meluruskan dan membenarkan serta melestarikan budaya Muna yang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat Muna saat ini. Kesadaran untuk melestarikan budaya daerah ini idealnya memang harus dimulai dari para pemuda Muna, karna pada diri pemuda ini sebenarnya ada potensi yang besar yang perlu didorong untuk memacu semangat masyarakat agar lebih peduli pada budaya Muna.

penulis : La Ode Muhammad Ramadan

la ode muhammad ramadhan

 

Iklan

Silakan berkomentar dengan santun

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.