Feeli Metaano pada Orang Muna


Feeli Metaano merupakan bahasa daerah Muna yang maknanya terkait dengan perangai baik atau prinsip hidup yang baik.

ramadan........lm

Jika dikaji dari berbagai aspek, Feeli Metaano bagi orang Muna merupakan gambaran dari sikap, perilaku, dan tutur kata seseorang (masyarakat muna) yang baik dan terpuji.

Sikap, perilaku, dan tutur kata yang baik dan terpuji tersebut akan disenangi oleh orang lain, dan insha Allah akan baik dipandangan Allah SWT.

Bila didalami, kata Feeli Metaano memiliki kesepadanan makna dengan akhalakul karimah dalam ajaran Islam, yakni sikap yang baik sesuai ajaran Islam.

Dalam perspektif yang lebih luas, Feeli Metaano sesungguhnya memiliki makna yang terkait dengan kesungguhan, keseriusan, dan keikhlasan para pihak, utamanya mereka yang mengemban amanah untuk membangun, memajukan, dan mensejahterakan seluruh elemen yang ada di tanah Muna.

Menurut hemat penulis, setidaknya terdapat tiga aspek/komponen utama dari makna Feeli Metaano tersebut, yakni ikhlas, tawakal, dan sederhana/zuhud.

  1. Ikhlas merupakan sikap seseorang yang melakukan sesuatu tanpa pamrih dan semata-mata mengharap ridho Allah SWT.

Sikap ini mengisyaratkan semua elemen di tanah Muna agar memiliki keihklasan dalam berbuat untuk kemajuan dan kebaikan daerah Muna. Sekecil apapaun sumbangsih untuk membangun daerah Muna hendaknya tidak dilandasi oleh kepentingan tertentu dan tanpa tendensi apapun.

Adapun ciri orang yang ikhlas dalam berbuat antara lain tidak kecewa saat amal perbuatanya atau hasil karyanya diremehkan orang lain, dan tidak merasa bangga ketika perilaku atau hasil karyanya dipuji.

  1. Tawakal

Tawakal merupakan sikap seseorang yang bekerja dan berusaha lalu menyerahkan hasil usaha dan kerja kerasnya tersebut pada kehendak Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam semesta ini.

Sikap tawakal ini mengisyaratkan semua elemen di tanah Muna untuk tidak putus asa jika hasil yang diterima tidak sesuai dengan harapan, termasuk tidak sombong atau tidak membanggakan diri ketika sesuatu yang diusahakan berhasil.

Ciri orang yang tawakal antara lain tidak pernah berkeluh kesah, ridha terhadap diri dan keadaanya, dan selalu merasakan ketenangan.

  1. Sederhana/zuhud

Sederhana atau zuhud dapat diartikan sebagai sikap hidup apa adanya, menggunakan segala apa yang dimiliki (harta) untuk kebahagiaan hidup dunia dan akhirat.

Sifat sederhana/zuhud ini mengisyaratkan kepada seluruh elemen di tanah Muna untuk tidak hidup boros dan tidak hidup berfoya-foya. Kepada para pengemban amanah di daerah ini diisyaratkan untuk memanfaatkan segala potensi yang ada bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Muna.

Ciri orang sederhana/zuhud antara lain selalu merasa cukup atas harta yang dimiliki, dan  senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang dikaruniakan Allah SWT.

Penulis : La Ode Muhammad Ramadan

Iklan

Silakan berkomentar dengan santun

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.