Hindari Parang, Pemuda di Onewila di Tabrak Motor


Mtaharinews.com, Kendari – Lalang (23) warga Desa Onewila kecamatan Ambepua Kabupaten Konawe Selatan menjadi korban tabrakan. Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat ( UGD ) RSUD Propinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra ) dan mendapat jahitan dibagian wajah serta kakinya terancam diamputasi akibat pata tebu dibagian paha.

Kejadian tabrakan tersebut menurut saksi, terjadi sekitar pukul 23.00 Wita (18/11). Sebenanya saat itu korban hendak menyelamatkan diri dari ancaman seseorang yang hendak membacok dirinya dengan lari kearah jalans. Celakanya, pada waktu yang bersamaan, sebuah sepeda motor jenis matick melaju dengan keepatan tinggi dan langsung menabrak korban.

Akibat tabrakan tersebut, korban terpelanting sejauh 50 meter dari TKP dan mengalami cedera yang cukup parah, yakni pipi korban mengalami luka yang cukup lebar dan paha sebelah kirinya patah. Sedangkan orang yang menabrak korban juga mengalami cedera tetapi tidak terlalu parah.

Arif, salah seorang yang mengantar korban ke UGD menceritakan kronolgi kejadiannya. Menurutnya kejadian itu bermula saat korban dan beberapa rekannya datang disuatu acara lulo. Ditempat acara tersebut, terjadi perselisihan antara korban dengan kelompok pemuda lainnya. Dalam perkelhian tersebut, salah seorang dari lawan korban mencoba menyerang korban dengan parang.

Merasa nyawanya terancam, korban langsung melarikan diri kea rah jalan raya. Pada saat itulah korban terbarak sepeda motor yang melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban.
“ Dia ( korban-red ) lari ke arah jalan, saat diancam dengan parang. Pada waktu dia lari itu, datang motor mio dengan kecepatan tinggi dan labgsung menabrak korban” tukas Arman.

Patauan jurnalis Mataharinews.com, saat korban diantar keruang UGD RSUD Sultra, seluruh wajah korban di penuhi darah, serta kaki kirinya patah sehingga idak dapat lagi digerakan.Setibanya di UGD, para medis yang mendapat piket malam itu langsung bertindak cepat dengan membersikan dan menjahit luka korban. Sedangkan kaki korban yang mengalami patah tebuh, sampai berita ini dikirim, belum ada tindakan medic yang dilakukan. (MA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s