Panglima Perang Keraton Buton Mengamuk


Mataharinews.com, Baubau – Festival Keraton Nusantara ( FKN ) VIII tanggal 1 – 4 September 2012 yang digelar di pusat peradaban Kesultanan Buton, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), tercoreng dengan adanya insiden mengamuknya Kapitalao Matanaeo ( Panglima perang wilayah timur ) Kesultanan Buton Drs, Laode Jabaru. Minggu Sore tadi (2/9)

Insiden tersebut dipicu oleh ketersinggungan Laode Jabaru yang menilai tata letak pasukan yang disusun oleh panitia tidak sesuai dengan tata cara yang lazim dalam kesutanan buton.ketika persiapan pasukan dari Kesutanan dan kerajaan se-Nusantara.

Oleh panitia, barisan paling depan ditempati oleh mahasiswa yang mengusung sanduk bertuliskan ” Forum Sarana kesultanan Buton:”, sedangkan menurut Laode Jabaru, barisan paling depan harus ditempati Kapitalao dan pasukannya kemudian disusul oleh pasukan dan perangkat kesultanan lainnya. Olehnya itu dia meminta barisan mahasiswa untuk mundur.

“Mundurkan mereka, kalau tidak kami siap perang ” cetusnya dalam bahasa wolio,sambil mengangkat pedangnya yang telah terhunus.

Akibat insiden itu yang berlangsung sekitar limabelas menit tersebut panitia menjadi kerepotan. Berbagai cara dilakukan termasuk membujuk agar Jabaru tidak marah lebih besar lagi dan melobi pimpinan rombongan mahasiswa untuk mundur kebelakang.

Upaya panitia untuk membujuk rombingan yang telah menempati posisi paling depan mengalami kebuntuan sehingga memicu kembali kemarahan panglima perang tersebut sehingga ia kembai mengangkat pedangnya. Dalam insiden kedua ini laode Jaburu bahkan sempat merobek spanduk dengan ujung pedangnya,

Insiden ini sempat menarik perhatian para jurnalis, sehingga untuk beberapa saat mereka memfokuskan diri untuk mengabadikan kejadian tersebut

Sementara itu, Samrin Kasim, panitia yang juga berperan sebagai tim negosiator mengatakan insiden terebut sangat memalukan. Untuk itu dia meminta agar kedua belah pihak mau meredam emosi dan ada uang mau mengalah.

“Ini sangat memalukan, jangan sampai diketahui peserta dari daerah lain ” ujarnya Samrin. (MA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s