Di Bau-Bau Izin Amdal Tak Ada dari Pemkot, Proyek PLTU Jalan Terus


Mataharinews.com, Pasarwajo- Mahkamah Konstitusi (MK), menjadwalkan akan menggelar sidang lanjutan sengketa Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilukada Buton hari ini Senin (25/6) pada pukul 14,00 WIB.

Sidang yang akan digelar hari ini, masih mengagendaan mendengarkan keterangan saksi pihak terkait dari KPUD Buton dan Pasangan Nomor Urut 3 LM. Agus Feisal- Yaudu Salam Ajo ( Ayo) sebagai termohon, serta Pasangan La Uku -Dani B ( Uku-Dani) dengan Nomor registrasi perkara 91/PHPU,D-IX/2011 dan pasangan Nomot urut 9 Samsu Umar Abdul Samiun- La Bakri ( Umar-Bakri ) dengan registrasi perkara No : 92-/PHPU.D-IX/2011.

Pada persidangan sebelumnya (18 & 19/6), saksi-saksi yang meberikan keterangan di depan persidangan, baik saksi yang dihadirkan pemohon maupun yang termohon, hampir semuanya memojokan para pemohon.

Amalia, Ketua DPP PPRN yang kepengurusannya telah dianulir oleh keputusan kasasi MA dalam sengketa internal partai tersebut misalnya, mengakui kalau status dirinya sebagai ketua telah dianulir oleh MA, walau sebenarnya Kemenkum – HAM mengesahkan legalitas dirinya sebagai Ketua PPRN melalui kongres.

“Kepengurusan saya dibatalkan oleh putusan kasasi di MA, padahal Kemenkum-HAM telah mengesahkan hasil kongres yang memilih saya sebagai Ketua” jelas Amelia didepan persidangan sebagai mana dikutip situs resmi MK (19/6).

Sekedar informasi, Pasangan nomor urut 9 Umar-Bakri diusung oleh PPRN kepengurusan Amelia. Dukungan tersebut kemudian digugat oleh DL. Sitorus, ketua PPRN yang dimenangkan oleh MA dalam putusan kasisi.

Menurut DL. Sitorus, dukungan PPRN terhadap Umar – Bakri tidak sah karena pernyataan dukungannya ditanda tangani oleh Amelia, yang kepengurusannya telah dibatalkan oleh MA.

DL. Sitorus juga menambahkan PPRN dalam Pemilu Kada Buton diberikan pada pasangan Hasan Bou- Buton Ahmad bukan pada calon lain. Dengan demikian lanjutnya dukungan PPRN pada Umar -Bakri juga tidak sah.

Sementara itu Yusril Ihza Mahendra yang hadir sebagai saksi ahli mengatakan, ketetapan KPUD yang Umar-Bakri sebagai calon Bupati Buton yang diusung oleh Partai PRN melanggar asas legalitas. Alasannya, pernyataan dukungan dari PPRN yang menjadi dasar keputusan KPUD tersebut ditandatangani oleh kepengurusan yang legalitasnya telah dinyatakan tidak sah oleh keputusan pengadilan.

Seharusnya kata Yusril sebagaimana dikutip situs resmi MK KPUD melakukan ferifikasi kebsahan dukungan partai politik terhadap calon pada kepengurusan yang sah menurut hukum dan perundang-undangan. Hal ini lanjut Yusril, untuk menjamin kepastian hukum dan mrminimalisir konsekuensi hukum dari sebuah keputusan yang diluarkan oleh suatu lembaga.

Dilain pihak, saksi yang dihadirkan pihak terkait juga mengungkap pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah dan tim sukses pasangan calon nomor urut 0 Umar-Bakri sampai keterlibatan Gubernur Sultra dalam politik pada PSU Pemilu Kada Buton yang digelar 19 Mei lalu.

La Tuka, Sekcam Mawasangka tengah dalam kesaksiannya di pengadilan MK mengatakan, pada kunjungan kerja Gubernur sultra tanggal 10 Mei 2012, sembilan hari sebelum PSU, terselip kegiatan kampanye dan mengajak masyarakat untuk memilih Umar- Bakri pada PSU 19 Mei.

Bukan saja itu, Gubernur juga memberikan uang Rp.200 ribu per orang kepada dua orang yang menjawab ” Umar – Bakri” ketika artis yang dibawah gubernur bertanya pilih siapa pada PSU 19 Mei?

Saksi lain yang dihadirkan pihak terkait adalah Sekdes Desa Bonemarambe. Menurutnya keterlibatan pemerintah untuk memenangkan salah satu pasangan calon pada PSU buton kali ini adalah terlihat pada saat pencairan dana Block grand.

Dalam kesaksiannya dididepan persidangan sekdes Bonemarambe menjelaskan bahwa pencairan dan block grand tahun ini berbeda dari biasanya.

Bila pada tahun sebelumnya dana block grand pencairannya melalui satker yang telah ditunjuk, maka tahun ini dilakukan oleh salah seorang tim sukses Umar-Bakri atas nama LM. Yunus.(MA)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s