Makanan Tradisonal Muna Diperkenalkan UNESCO


Written by Yafruddin
Friday, 09 September 2011
KENDARINEWS – Raha, Setelah festival Napabale di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) di bukan oleh Wakil Bupati Muna, Ir Abdul Malik Ditu MSi, lomba masak tradisional juga ikut diperlombakan. Ini juga berkiatan dengan kunjungan UNESCO di Napabale. “Sekalian diperkenalkan dengan UNECO Makanan Tradisional local Muna,” kata salah seorang ibu peserta lomba.
Sementara itu, Hj Wa Ode Farida, Ketua Dekranasda Muna, mengatakan, Festival Napabale diadakan dengan tujuan agar Napabale kembali ramai dikunjungi oleh wisatawan asing dan lokal. “Saya memiliki cita-cita kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan, “ucapnya. Banyak manfaat yang dapat dipetik dari festival Napabale yang digelar berbagai macam pertandingan tradisional, yang mungkin generasi muda saat ini belum pernah menyaksikan.

Terkait lomba masakan tradisional? Istri Bupati Muna itu dengan antusias menjelaskan, makanan tradisional untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memberdayakan bahan pangan lokal, seperti ubi dan jagung. “Di Muna banyak tersedia bahan pangan lokal. Hanya tinggal bagaimana cara pengolahannya, “ujarnya.

Standar penilaian makanan tradisional yaitu, penampilan, penyajian, makanan bergizi atau tidak yang disesuaikan dengan kandungan proteinnya. “3 B, 1A yaitu, Bergizi, Beragam dan Berimbang dan Aman, “ulasnya. Satu lagi, lomba ini juga mengkampanyekan makan ikan. Karena lauk yang digunakan semua dari ikan. (yafruddin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s