Konsep Adat Masyarakat Tiworo Kabupaten Muna Sultra


REP | 16 October 2010 | 10:36129 4 Nihil
Sumber : Abdul hakim, La ode Abd. kudus
Penulis : Kadir Kudus, ST

Pelaksanaan perkawinan di tiworo daratan memakai sistem adat muna, sedangkan untuk tiworo pesisir dan pulau menggunakan sistem adat islam, Karena pada dasarnya tiworo merupakan kerajaan islam. Jadi tiworo daratan nilai adat ditentukan dengan bhoka sedangan di kepulauan ditentukan dengan real.
PERKAWINAN DI TIWORO DARATAN
Tiworo daratan sama dengan adat muna jadi perkawinan dibagi dalam beberapa bahagian:
1.Kaumu ( Perkawinan antara Bangsawan dengan nilai adat 20 bhoka, untuk nilai 1 bhoka = Rp. 24.000,-)
2.Walaka (Perkawinan antar non bangsawan yang memangku jabatan sara’ , dengan nilai 10 bhoka 10 suku, 1 suku = Rp. 5.000,-)
3.Walaka-kaumu (15 boka)
4.Fitu Bengkau (Perkawinan maradika, 7 bhoka 2 suku)
5.Kodasano (Perkawinan adat terendah dengan nilai bhoka 3 bhoka 2 suku).

Kalau Terjadi perkawinan silang antara Kaumu dengan walaka :
– Pria dari kaumu perempuan walaka Maharnya tetap menggunakan mahar Kaumu (20 Bhoka)
– Pria Dari walaka Perempuan Kaumu maharnya 35 bhoka.

Kalau terjadi Perkawinan silang antara kaumu dengan fitu bengkau :
a. Pria dari Kaumu Perempuan Fitu bengkau, maka mahar yang digunakan adalah mahar kaumu (20 Bhoka).
b. Pria Fitu Bengkau Perempuan Kaumu ( Nefowanu Kamponisa ), jadi maharnya 75 bhoka.
Bila Terjadi perkawinan silang antara walaka dengan Fitu bengkau :
a. Pria dari Walaka perempuan fitu bengkau (10 bhoka 10 suku)-mahar yang digunakan mahar walaka.
b. Pria dari fitu bengkau perempuan walaka maka maharnya menjadi 35 bhoka.
c.Pria dari kodasano perempuan walaka maharnya menjadi 75 bhoka

PERKAWINAN DI TIWORO KEPULAUAN
Suku Bajo
1.bangsawan (lolo bajo), Nilai mahar 88 real
2.Golongan menengah (umum/sama), nilai mahar 44 real
3. Golongan Terendah, nilai mahar 22 real

Bila terjadi perkawinan silang antara lolo bajo dengan gol. Menengah
a. pria lolo bajo perempuan sama = mengikuti mahar sama 44 real
b. Pria Sama perempuan lolo bajo = 88 real + milli tingkolo / membeli kedudukan (tergantung kesepakatan,pada umumnya adalah emas)

Bila terjadi perkawinan silang antara lolo bajo dengan golongan terendah
a. pria lolo bajo perempuan gol. rendah= 22 real
b. pria gol. Rendah perempuan lolo bajo = mahar 88 real + denda (pada umumnya denda berupa tempat tidur 1 set)

Bila terjadi perkawinan silang antara sama dengan golongan rendah :
a. Pria sama perempuan golongan rendah : mengikuti mahar pada perempuan
b. Pria gol.rendah perempuan sama : tetap mengikuti mahar perempuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s