jump to navigation

Raja Muna XII -La Ode Ngkadiri gelar Sangia Kaindea & Wa Ode Wakelu ( 1626-1667)-



Raja Muna XII -La Ode Ngkadiri gelar Sangia Kaindea ( 1626-1667)-

Periode pertama pemerintahannya yakni pada tahun 1643, gelombang ke tiga penyebaran agama islam masuk di Muna di bawah oleh Syarif Muhammad. Pada saat itu perkembangan agama Islam terjadi begitu pesat bahkan mempengaruhi sistem pemerintahan. La Ode Ngkadiri mendapat gelar sangia Kaindea karena beliau di gulingkan diatas sebuah kapal yang diatasnya terdapat taman. Perundingan antara Raja Muna La Ode Ngkadiri dengan pihak belanda tersebut berkaitan dengan perang yang berkepanjangan antara Kerajaan Muna dan belanda yang dibantu oleh Kesultanan Buton. Dalam perang tersebut baik Belanda maupun sekutunya Buton mengalami kerugian yang sangat besar karena selalu mengalami kekalahan. Untuk itu Belanda meminta Raja Muna untuk melakukan perundingan dengan tujuan menghentikan peperangan yang sudah berlangsung cukup lama tersebut. Perundingan tersebut ternyata hanyalah taktik Belanda untuk menangkap La Ode Ngkadiri dan menggulinngkannya dari kedudukannya sebagai Raja Muna.
La Ode Ngkadiri menjadi raja muna selama dua periode, karena penggulingan diatas kapal oleh belanda tidk diakui oleh Sarano Wuna. Untuk menghindari perlawanan yang lebih besar lagi dari seluruh rakyat Muna, maka pemerintah colonial Belanda mengembalikan jabatannya sebagai raja.

3.Raja Muna XIII – Wa Ode Wakelu ( Permaisuri raja -La Ode Ngkadiri )- ( 1667-1668).

Wa Ode Wakelu adalah permaisuri Raja muna XII La Ode Ngkadiri. Wa Ode Wakelu dilantik menjadi Raja Muna oleh Sarano Wuna karena terjadi kekosongan kekuasaan sebagai akibat dari diasingkannya suaminya yang saat itu sedang menjadi raja Muna. Pelantikan Wa Ode Wa Kelu sebagai raja Muna selain mengisi kekosongan kekuasaan juga sebagai wujud perlawanan terhadap penguasa kolonial belanda karena bersamaan dengan di gulingkannya La Ode Ngkadiri diatas sebuah kapal, turut dilantik pula La Ode Muhammad Idris sebagai Raja Muna menggantikan La Ode Ngkadiri. yang telah dengan sewenang-wenang menjatuhkan Raja Muna yang sedang berkuasa.
Perjuangan Wa Ode Wakelu yang didukung oleh sarano wuna dan segenap masyarakat Kerajaan Muna berhasil mengembalikan tahta Kerajaan muna pada yang berhak.hal itu terjadi setelah satu tahun menjadi raja Muna. Pemerintah kolonial Belanda yang didukung oleh Kesultanan Buton tidak mampu melawan gelombang perlawanan semesta rakyat muna dibawah kepemimpinan Wa Ode Wa Kelu, sehingga mereka menerima keputusan Sarano wuna untuk melantik kembali La ode Ngkadiri Sebagai raja muna.
Penerimaan Tokoh dan masyarakat Muna terhadap kepemimpinan Wa Ode Wakelu sebagai raja Muna selain telah berhasil menunjukan sikap perlawanan terhadap penjajaahan belanda, juga merupakan wujud implementasi kesetaraan gender dalam sistem pemerintahan tradisional kerajaan Muna.

Komentar»

1. Salman rato. Kaindea - November 23, 2011

Saya sangat penasaran akan sejarah muna dan buton. Saya harap banyak lagi artikel2 beserta bukti2 baik dalam bentuk foto dan sebagaiya. Dgn tujuan agar saya sebagai generasi muda dpt lbh yakin. Dgn adaya artikel2 mcm ky ini. Trims

2. agung - Februari 3, 2012

Bacalah Buku J. Couvrer tentang sejarah kebudayaan kerajaan muna yang ditulis tahin 1935 pada saat menjadi kontroler di muna

3. agung - Oktober 16, 2012

LD. Ngkadiri Gelar sangia Kaendea 1617-1669. Pada tahun 1617 terjadi peperangan antara muna dan buton. pada saat itu sapati baluwu menjadi sultan buton dan meyerang muna dan ingin mengangkat raja muna yang lain sehingga di lawan oleh LD kaendea dan LD kaendea menag sehingga buton meminta VOC untuk membantunya. suatu ketika maka berlabulah kapal VOC dan Armada Buton di Pulau 5. dan di atas kapal tersebut diadakan pesta pora. Maka di undanglah LD kaendea oleh VOC dan utusan Buton untuk membicarakan perdamaian antara ke-2 bela pihak. Mula-mula LD Kaendea meragukan itu tapi akhirnya dia terbujuk untuk ikut juga. se sampainya di ats kapal maka dengan tiba-tiba belaiu di tangkap sehingga menimbulkan perlawanan oleh pengawal beliau. setelah LD Kaendea di tangkap maka beliau di Buang ke ternate (Menjadi tawanan VOC). Istri sangain kaedea WD Wakelu mengorganisir semua kekuatan kerajaan wuna baik di daratan muna maupun di buton itu dendiri sehingga berhasil menggulingkan sapati baluwu hanya dalam tempo 3 tahun. kemudian WD wakelu mengatur kembali pengambilan suaminya ke ternate dengan membawa beberapa orang prajurit ke ternate. di ternate mereka kemudian menembak 1 kali tembakan sebagai bentuk perlawanan kepada sultan mandar syah sehingga melahirkan ketakutan di ternate. Raja muna akhirnya di ambil dari bawah rumah sultan dan kemudian WD wakelu jyga mengambil istri mandar syah dan di tawan serta di buanh ket tengah laut banda setelah mereka pulang bersama-sama ke muna lagi. sapati baluwu yang telah menikah dengan Maria anak Cornelis speelman anknya WD sope di besarkan oleh Admirla itu di makasar, setelah kembali ke buton maka LD Tugho raja muna 13 mengawini wanita tersebut. simbol kemenangan inilah yang mengakibatkan buton di permalukan 2 kali oleh kerajan wuna. (by Couvreur dan cerita orang tua dahulu di muna)

4. Ode pasere - Juli 5, 2013

saya ingin bertanya
adakah dimuna itu seorang yg bergelar LAKINA KASAKA??
menurut silsilah keluargaku.namanya La Ode Sahaga (lakina kasaka) atw biasa disebut kosokano
tolong dibalas ya..

5. erik - Maret 24, 2014

Adohh,, knp sudah ada mi yg ribut2 itu,, sejarah itu kita ambil saja hikmahx,, bagaiman kita belajar dr kbenaran & kesalaham pendahulu kita,, di rantau itu buton & muna itu sodara knp malah km orang ributkn,, santai sj bos..
sejarh cukup di luruskn tp ingat,, hati2 jgn sampai terpancing emosi,, ok??? :-)

Muhammad Alimudin - Oktober 21, 2012

Ode….. Baca juga dokumenta halaman 170 (1977),disitu diulas secara jelas alasan terjadinya perang antara Buton dan Muna yang dipimpin oleh La Ode Ngkdiri yang dibantu belanda. Setelah perang beberapan tahun Buton mengalami kekalahan. Akhirya Belanda mengajak Raja Muna La Ode Ngkadiri melakukan perundingan diatas sebuah kapal yang bernama de flaming ( 1652). Diatas kapal tersebut ada Sutan Ternatre Sutan Mandayasa. Perundingan tesebut ternyata hanya strategi Beanda dan buton karena pada saat itu belanda menyataan LA Ode Ngkadiri ditangkap dan langsung dibawah keternate untuk diasingkan selama tiga tahun. Kalau menurut kamu tidak ada dalam catatan sejarah itu boelh jadi, karena memang tujuan kolonial belanda dan anteknya buton untuk mndistorsi sejarah, dan itulah yang akan saya luruskan.

Begitu juga kalau belanda menganggap muna sebagai pemberotak itu juga benar, karena itu hanya berdasarkan perbedaan perspektif. kolonial Belanda dan buton menganggap muna sebagai bagian dari koloniya. Namun kalau masarakat muna perang melawan Belanda dan buton itu sebagai perjungan melawan koloniali, jadi itu juga sangat benar, karena memang masyarakat muna saat itu berperang melawan kolonial belanda dan buton ebagai pernytaan tidak pernah tunduk pada koloniallisme.

Tahun 1666-1667, yag terjadi bukan perang gowa dengan buton, tetapi perng antara gowa yang dibatu dengan muna dan tiworo dengan Belanda yang dibantu oleh Buton Perng itu berakhir degan kekalahan gowa dan sekutunya serta melahirkan perjnjian Bongaya ( 18 November 1667 ) Kekalahan Gowa bermbas muna sebagai sekutunya. Paada tahun 1668 atas saran belanda buton mengirim La Ode muh. Idris sebagai raja pendmping La Ode Ngkadiri raja wuna yag diangkat oleh Sarano Wuna.

Sejarah itu dinamis dan subyektif, sejara yg menjadi referensi kamu itu hanya berdasarkan sbyektifitas penulisnya berdasarkan referensi g didapatkan. Sedangkan artike saa adalah dinaika sejarah berdasarkan analisa dan referensi yg cukup.
Dalam catatan sejarah, tidak pernah tercatat kalau buton pernah melakan perang visik dengan belanda, itu jd perbaiki kembali referensi kamu.

Muhammad Alimudin - Oktober 21, 2012

Ode….. kok org buton merasa kebakaran kumis ya begitu sejarah terungkap? sukurlah kalau memang begitu. sebab selama ini org beranggapan buton itu superior dan patut dibanggakan. Padahal itu hanya karena persoalan sejarah yg dibelokan. Mudah=mudahan dengan ini orang isa tahu bhwa sesungguhnya muna dlam sejarahnya sejak jaman hindia belanda sudah menyatakan perang terhadap belanda dan buton antenya, bandingan idegan buton yg bersekutu dengan belanda walau harus berembah sujud ( baca surat2 Mahiyuddin sultan buton yg ada di blog ini )

Referensi yg kau gunakan itu hayalah tulisan sepihak dari org- yg pro kolonialis, coba baca juga sumber lain yg berbeda seperti tulisan J Couvreur, Dokuenta dan dokume2 lain di museum universitas leiden. Kalau dgn cara ini anda tetp berpegang pada sumber yg menguntungkan anda dan .mengesamping sumber lain yg berbeda maka sulit menemukan kebenara. Manusia itu kan dilengkapi dengan nalar, gunakan nalar kau utuk melakukan analisis dari dua sumber yg berbeda itu supaya kau dapatkan kebenaran g hakiki.

Saya sarankan pada kamu supaya jgn memaksaan keyakinan mu pad kyakian org lain sebab itu aan mengdng konflik, sebaik kau juga menulis semampu kamu, seperti yg sudah dilakukan oleh org-org buton lainnya, biarlah pihak ketig yg menilai, siapa sebenrnya yg benar dari kedua sumber itu. OK.

Saya rsa, dari beberapa diskusi kita di blog ini org sdh bisa menilai, siapa yg benar siapa yg mencari pembenran. saya contohkan saja, ketika kamu mengatakan kalau kata butun yg dalam dalam buku negara kartagama adalah Buton, Namun ternyata kamu tidak bisa menunjuan hubungannya anatar buton dan kata butun itu. Dari itu saja org yg memiliki otak dapat menilai searah yang ditulis selama ini benar=benar sejarah atau hanya sekedar legenda.

MARI KITA BERPACU DALAM MENGUNGKAP KEBENARA DENGAN MENULIS,OK?

formuna - Oktober 24, 2012

Ode….. ternyata kamu ini bukan saja pandai memutar balikan sejarah, tapi memutar balikan bicara, kalau orang muna kamu itu dibilang “nopokambuletegho wubhano”. Di blog ini yang membanggakan dayanu Ikhsanudin itu nyata2 kamu kok justeru kembali kembali menuduh saya dan orang Muna? ( baca kembali pernyataan kamu di blog ini supaya kamu tidak dikatakan “mepokambuletegho wubha”)
Kalau masalah Dayanu Ikhsanuddin, La Ode Imbo Putera Raja Muna La Ode Dika pernah menaatakan Dayani Ikhsanuddin sebagai penghianat di depan para tokoh masyrakat Buton dua Tahun yang lalu ( Salah satu tokoh yang hadir saat itu adalah LM. Jafar, Sultan Buton saat ini ). Masyarakat Buton yang hadir saat itu sangat tercengang, karena selama ini dayanu ikhsanuddin dianggap sebagai sultan yang membangun peradaban baru di buton.
Dalam jawaban saya juga terdahulu , dengan tegas saya katakan bahwa perpecahan antara muna dan buton serta kerajaan-kerajaan yang pernah bersatu dalam persemakmuran Butuuni darusalam, diawali dengan pedeklarasian martabat tujuh pada masa kesultanan Dayanu iksanuddin. aPda saat pendeklarasian itu terjadi penghianatan terhadap kesepakattan bersama ketika membangun butuuni darusalam dalam sebuah persemakmuran pada masa kesultanan La Kilaponto Raja Muna VII Putera Sugi Manuru Raja Muna VI ( Pernyataan ini juga sebagai bantahan tulisan anda yang mngatakan Sugi Manuru Raja Muna Ke 3. Yang benar dia adalah Raja Muna ke VI).
Khusus penulisan silsilah La Kilaponto disitu terjadi ketidak jujuran dngn tidak mnyebut La Kilaponto sebagai Raja Muna VII, Mokole di Konawe,
Kalau Dayanu adalah keturunan Raja-Raja Muna dari kakeknya La Kilaponto itu suatu fakta yang tidak bisa ditolak, namun penghianatannya terhadap kesepakatan besar kakeknya dengan raja-raja disekitar kerajaan muna dan melai juga tidak akan dilupakan oleh rakyat muna. Olehnya itu dia dicap sebagai penghianat.
Jadi tanpa saya “menuduh” kamu, seperi yang kamu tuduhkan pada saya dan orang muna, sebenarnya orang sudah tahu yang pantas dicap sebagai yang kamu tuduhkan itu adalah kamu dan orang buton. Karena pandainya kamu dan kalian, memutar balikkan bicara apalagi sejarah.
Jangan kan di ruang lain di ruang yang sama saja kamu sudah pokambulete, itu menunjukan sifat asli kamu. Tudhan-tuhujan kamu dengn kata-kata kasar, tidak akan melunturkan nilai sejarah, dan menurunan martabat saya dan orang muna, apalagi dilontrkan oleh orang yang kapasits moralnya seperti kamu. Sangat menyedihkan kamu ini, semoga saja cara kamu berkomunikasi bukan menjadi cerminan orang buton secara keseluruhan, sebab saya tahu, satu dua orang buton masih memiliki sopan santun dala berkomunikasi.
Kalau kamu merasa paham dengan sejarah, dan mau bedebt dengan apa yang kamu yakini, saya tantang kamu di mana kamu mau saya layani, Ut berdebat dengan kamu tidak erlu membawa referensi yang banyak cukup dengan tuisan kamu di blog ini saja sdh bisa saya patahkan semua argument mu… maaf sedikit takabur, sebab ut ,menghadapi orang seperti kamu ini memng harus sedikit sombong.
Mengenai- foto yang kamu maksud itu, itu kejadiannya tahun 1947 ketika Indonesia sdah merdeka. Dan peritiwa itu tidak diakui oleh sebagian orang muna ( coba baca kembali artikel Sebagian Sejarah Muna). Kemudian sebelum peristiwa yang ada di foto itu, pemuda-pemuda Muna di Makassar dan Muna menggalang kekuatan, kemudian membetuk batalion sadar. Batalion sadar kemudian menjadi cikal bakal kodam XIV hasanuddin, sekarang menjadi kodan VII wirabuana. Dalam perjungannya, batalion sadar de ngan gagah berani meampas persenjatan sisa2 pasukan jepang dan NICA. Proses seperti itu tidak terjadi di buton.
Sedangkan apa yang dilakukan oleh sultan anda itu dalam dunia politik disebut sebagai oportunis, yaitu sikap mngambil keuntungan dalam kondisi yang teburuk walau tidak ikut berjuang didalamnya. Praktek seperti itu juga diperankan ketika melawan hindia belanda, sultan buton dan didukung dengan aparat ksultanan rela bersmbah sujud pada belanda agar tidak diserang. Bahkan untuk kepentingan itu kesepakatan besar pun diantara saudara rela dikorbankan. Mereka tidak sadar bahwa itu dalah politik adu domba colonial dngan tujuan melemahkan.
Jadi masalah dua foto yang anda perbandingkan itu sdh jelas, La Ode Pandu saat berfoto itu belum sah sebagai raja muna, bahkan sebagian sarano wuna meyakini la ode pandu belum dapat dikatakan raja karena tidak mendpat pengakuan dari sarano wuna ( Baca kembali artikel Sebagian Sejarah Muna ). Artikl itu juga sebenarnya sebagai penegasan sikap gentleman masyarakat Muna) bukan kemunafikan seperti yang kamu pertontonkan.
Beda dengan La Ode Falihi, saat itu dia bertindak sebagai sultan buton, jadi kebjakannya adalah adalah kebijakan kesultanan buton. Jd dengan demikian, orang bias mengklaim, skap oportunis La Ode Falihi adalah sikap keutanan buton dan segenap warganya.

Khusus mengenai fakta sejarah yang kamu kutip Sultan Buton La Balawo (1617-1632) yg menggantikan sultan dayanu ikhsanuddin, memerintahkan kepada sapati melakukan perlawanan dan penyerangan menghancurkan kapal – kapal VOC yang terkandas di pulau Wawonii dan melakukan pembantaian awak/serdadu belanda di sebuah Fluyt VOC, Velzen. Itu perlu dikaju lagi kalaau tidak mau dikatakan bohong, sebab bagaimana mungkin sultan mau menyerang VOC sedangkan anaknya yang bernama wa Ode Sopo di besarkan oleh Spelman gubernur jendral belanda?
Yang benar itu begini, akibat gagalnya pernikahan Wa Ode Sopo putrid Sultan Buton La Balowo memantik peperangan antara muna dan buton yang dibantu oleh hindia belanda. Tidak mampu melawan pasukan kerjan muna, belanda menyusun strategi dengan mengjak La Ode Ngkadiri Raja Muna untuk melakukan perundingan diatas sebuah kapal yang bernama De Flaming ( 1625). Pada saat perundinga itulah La Ode Ngkadiri ditangkap dan diasingkan ke Ternate.
Jadi silakan analisis….. masuk akalkah seseorang mnyerang orang lain sementra anaknya di pelihara orang yang diserangnya tersebut?
Setelah La Ode Ngkadiri diasingkan, istrinya wa Ode Wakelu mengambil alih pemerintahan dan melakukan kerja sama dengan Gowa yang saat itu sedang berseteru dengan VOC. Strategi wa Ode Wakelu tersebut berhasil dan dia dapat mengembalikan suaminya La Ode Ngkadiri menempati kembali tahtanya sebagai raja Wuna. Pad tahun 1666 Kerajaan Muna membantu kerajaan gowa menyerang Buton dan Belanda. Buton dan Blanda saat itu dibntu oleh kerajaan Ternate dan Konawe. Karena kalah dalam persenjataan, akhirnya gowa menyerah. Peristiwa itu melahirkan perjanjian bongaya yang ditanda tangani pada tanggal 18 November 1667.

formuna - Oktober 25, 2012

iNI tULISAN aNDA : perjanjian bongaya lahir di makassar..krn penyerangan belanda atas gowa yg kian terdesak di makssar..bukan gowa menyerang belanda di buton apalagi dibantu sama muna sebagaimana dongeng anda..

jAWABNYA : Perjanjian Bongaya memang ditandatangani di daerah Bongaya Gowa, namun penyebab terjadinya perjanjian itu adalah perang besar antara pasukan Sultan hasanudin yang di bantu Kerajaan Muna dan Tiworo melawan VOC yang dibantu Buton di teluk baubau. masih kurang ?

formuna - Oktober 25, 2012

Ode… saya tantang kamu berdiskusi langsung…… di suatu tempat, silakan kamu tentukan dimana tempatnya…… sebab saya sudah kasIan juga sama kamu yang terlalu banyak mnggUnakan kata2 kasar, orang akhirnya jadi tahu sampai dimana sebenarnya kualitas moral mu. Untuk menghindari interpertasi orang tentang kualitas moral mu mari kita berdiskusi beradu fakta dan data secara langsung. Tapi kalau kamu tidak berani juga yah sudalah…..karena memang sebegitu saja kualitas moral mua. SEMOGA INI TIDAK MENCERMINKAN MORAL ORANG BUTON SECARA KESELURUHAN

La Junet - Maret 13, 2013

Yang membawa ajaran Islam di Buton lalu di Muna adalah Sayyid Abdul Waahid,beliau memilki keturunan pada 2 wilayah itu. Aku himbau,tinggalkan perdebatan ini dan masing-masing utk saling menerima sebagai saudara,muliakan Sayyid Abdul Waahid. Yang bertikai ini adalah ygn tidak memuliakan beliau, baik itu mieno wuna maupun miana wolio.Mari kita bentuk masyarakat baru,mari kita hidup budaya baru,tinggalkan sisa-sisa agama lama yakni animisme yang ritualnya masih di lakukan saat ini baik mieno wuna maupun miana wolio. Semoga Allah Ta’aala ridho kepada kita semua.Aamin.

Ode pasere - Juli 5, 2013

saya ingin bertanya
adakah yg tau tentang LAKINA KASAKA LA ODE SAHAGA(KOSOKANO)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SEJARAH WUNA

" Pelajarilah Sejarah Bila Kamu ingn menguasai Dunia"

SOWITE : " Hansuru hansuru badha, sumano kono hansuru liwu, Hansuru hansuru ana liwu, sumano kono hansuru adhati- Hansuru hansuru ana adhati, sumano tangka agama "

Astrofiska DFSC

Astronomy And Physics Darul Falah Ctudy Club

PEMBELAJARAN GEOGRAFI

ASSALAMU'ALAIKUM

Snoring Dog Studio

Original Painting and Illustration and Comments on Life's Oddities

Todd Pack's Messy Desk

A blog about whatever comes to mind.

Gossip, Fast Fashion, Female Lifestyle, Sex & Love: CollegeCandy

Advice on student style, collegiate dating discussion guides, relationship advice and women's studies.

Broadside

Smart and surprising

Hey from Japan- Notes on Moving, Emily Cannell

Tongue in Cheek Journal on Moving a family to Japan

F O O T B A L L I S T S

"Everything I know about morality and the obligations of men, I owe it to football." — Albert Camus..................... "If God existed, he would be a solid midfielder." — Aleksandar Hemon................……………...........................

The Adventures of Heidi Hefeweizen

tales of life, language & long-distance marriage by an American teacher in Germany

Writing Through the Fog

Cheri Lucas Rowlands

2Summers

An American in Quirky Johannesburg

Spot Share

This WordPress.com site is the bee's knees

Ankechuby's Weblog

Just another WordPress.com weblog

brainprojec

Semua pekerjaan di mulai dari otak

Rinomdn's Blog

Just another WordPress.com weblog

ryamelilea

Hidup sehat adalah hidup yang sebenarnya

Myslide Skateboard

Limited For Exclusive

Istiqomah di Atas Manhaj Salaf

Lau kaana Khairan Lasabaquuna Ilaihi

Muna An-NAdzyra^^

Kewajiban Seorang hamba lebih banyak daripada Waktu yang tersedia

Banjarnegara Bicara

From Banjarnegara To Indonesia

mamanwr

les privat / autocad / sketchup

jhotasedjarah

Keajaiban terjadi pada orang yang percaya

Dinding Kreatif

Jangan Takut Untuk Sukses

Ramajani S

Menulis adalah membuat arsip kehidupan

GO ALLAH

Menuju Baitulloh Tanpa Kendala Biaya

Sneijdera D' Iniesta

Just for fun & share

Niswah Adzra Ghozi's blog

my dream,my work n my life

Oetoeh Koetatil

Just another WordPress.com site

Pembangunan Pasar Desa Cikijing

Dengan Sistim Swakelola Bertekad Menjadi Pelopor Pembangunan Berbasis Masyarakat

Blog Guru Fisika

Rudy Hilkya Hans E. Undjung, S.Pd, M.Pd di Palangka Raya - Kalimantan Tengah - Indonesia

nasimuddin_alkamal

Blog Pribadi

My Second World

Hope is a dream that doesn't sleep

PULAU MUNA TANAH YANG BERKAH

WITENO WUNA WITE BARAKATI

ghontohe

Just another WordPress.com site

tourwakatobi

Just another WordPress.com site

my alter-ARTIficial mind

Catatan-catatan amburadul tentang realita, mimpi-mimpi, dan apa saja yang mampu kutuliskan

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Business and investment

Investment,asset management operation

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 129 pengikut lainnya.